Sabtu, 05 Mei 2012

Pengumuman



Blog Dalam Perbaikan

Sabtu, 11 Februari 2012

WE LOVE ANTV

Minggu, 08 Januari 2012

SCTV Pegang hak sisar LIGA CHAMPIONS


Mulai Musim Depan SCTV (Nexmedia) memegang hak siar Liga Champions sampai dengan 2015.







UEFA telah memberikan hak siar Liga Champions untuk musim 2012/2013 sampai 2014/2015 di Indonesia kepada SCTV. Selain itu, SCTV juga akan menyiarkan pertandingan Liga Europa.

Dilansir situs resmi UEFA, SCTV akan menyiarkan pertandingan-pertandingan Liga Champions melalui saluran SCTV dan Indosiar. Sedangkan untuk jaringan TV kabel akan disiarkan melalui Nexmedia. Sebelumnya, hak siar Liga Champions di Indonesia dimiliki oleh RCTI dan Indovision.

Untuk siaran Liga Champions, SCTV akan menyiarkan satu pertandingan secara langsung dan dilanjutkan dengan program highlights di tiap malam pertandingan. Selain itu, SCTV juga akan menyiarkan tiga siaran tunda di tiap pekannya.

Sementara itu, Indosiar akan menyiarkan minimal dua siaran tunda tiap pekannya. Sedangkan Nexmedia akan menyiarkan satu pertandingan secara langsung serta sisa pertandingan secara tunda.

Untuk ajang Liga Europa, SCTV juga akan menyiarkan satu laga secara langsung, dua laga secara tunda, dan program highlights. Sementara Nexmedia akan menyiarkan semua sisa pertandingan secara tunda dan satu pertandingan secara langsung.

Dalam rilis tersebut juga disebutkan UEFA mengucapkan rasa terima kasihnya pada RCTI dan Indovision yang selama ini memegang hak siar Liga Champions dan Liga Europa di Indonesia. 
(sumber: detiksport.com)

Minggu, 18 Desember 2011

Indosiar-SCTV Merger


PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM) berniat melakukan merger dengan dua perusahaan yaitu PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).

"Memang kami akan melakukan merger. Itu berdasarkan keputusan dewan komisaris perseroan," kata Juru Bicara Indosiar Gufron Sakharil di Jakarta, Senin 21 Februari 2011.

Elang Mahkota Teknologi merupakan induk usaha dari Surya Citra Media, pengelola stasiun televisi SCTV.

Menurut Gufron, saat ini, perseroan masih membahas awal aksi korporasi tersebut. "Mengenai nilai merger, kami belum mendapatkan informasi. Ini baru pendahuluan," kata dia. Ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai mekanisme merger tersebut.

Sedangkan Komisaris Elang Mahkota Teknologi, Erry Firmansyah tidak menjawab ketika dihubungi melalui sambungan telepon. Sekretaris Perusahaan Surya Citra Media, Hadijanto Saroso juga tidak dapat dihubungi.

Kabar mengenai merger tiga perusahaan ini sudah berembus sejak pertengahan tahun lalu. Otoritas bursa sempat menetapkan status pergerakan tidak wajar terhadap Elang Mahkota dan Indosiar.

Saham Indosiar pada pukul 15.50 WIB menguat Rp50 menjadi Rp1.000 dari harga pembukaan Rp 950. Saham Elang Mahkota juga naik Rp180 menjadi Rp1.360 dari posisi pembukaan Rp1.190. Demikian pula dengan saham Surya Citra, saham berkode SCMA terangkat Rp300 ke level Rp3.800 dari posisi pembukaan Rp3.500. (hs)
 VIVAnews.com

Sabtu, 17 Desember 2011

Urutan Lahirnya Televisi

1. TVRI (1962)


Televisi Republik Indonesia (TVRI) adalah stasiun televisi pertama di Indonesia, yang mengudara pada tanggal 23 Agustus 1962. Siaran perdananya menayangkan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-17 dari Istana Negara Jakarta. Siarannya ini masih berupa hitam putih. TVRI kemudian meliput Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta.
TVRI juga memiliki Programa 2 Jakarta, pada saluran/chanel 8 VHF. Programa 2 mulai mengudara pada April 1989 dengan acara tunggal siaran berita bahasa Inggris dengan nama Six Thirty Report selama setengah jam pukul 18.30 WIB, di bawah tanggung jawab bagian Pemberitaan.
2. RCTI (1989)


RCTI pertama mengudara pada 13 November 1988 dan diresmikan 24 Agustus 1989 dan pada waktu itu, siaran RCTI hanya dapat ditangkap oleh pelanggan yang memiliki dekoder dan membayar iuran setiap bulannya. RCTI melepas dekodernya pada akhir 1989.
3. MNCTV (1991)




MNCTV (dahulu bernama TPI) adalah stasiun televisi swasta Indonesia yang mengudara secara terestrial dari Jakarta. Namanya yang sekarang dipergunakan sejak 20 Oktober 2010. TPI pertama kali mengudara pada 1 Januari 1991 selama 2 jam dari jam 19.00-21.00 WIB. TPI diresmikan Presiden Soeharto pada 23 Januari 1991 di Studio 12 TVRI Senayan, Jakarta Pusat. Pada awal pendiriannya tahun 1991 TPI hanya ingin menyiarkan siaran edukatif saja. Saat itu TPI hanya mengudara 4 jam.
4. SCTV (1993)



SCTV (awalnya singkatan dari Surabaya Central Televisi Indonesia) mengudara pertama kali pada tanggal 24 Agustus 1990 di Surabaya, Jawa Timur, dengan jangkauan wilayah Surabaya dan sekitarnya (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Sidoarjo, dan Lamongan). Pada tahun 1991, pancaran siaran SCTV meluas mencapai Bali dan sekitarnya. Sejak itu kepanjangan SCTV menjadi Surya Citra Televisi Indonesia. Pada tanggal 1 Januari 1993, berbekal SK Menteri Penerangan No. 111/1992, SCTV mengudara secara nasional.
5. ANTV (1993)



antv (dieja Anteve, singkatan dari Andalas Televisi). antv didirikan pada 1 Januari 1993 sebagai stasiun televisi lokal di kota Lampung. Tanggal 18 Januari 1993 antv mendapat izin siaran nasional melalui Keputusan Menteri Penerangan RI No. 04A/1993. Sepuluh hari setelah izin tersebut keluar antv mengudara secara nasional. Studio antv yang semula berada di Lampung dipindahkan ke Jakarta.
6. INDOSIAR (1995)



INDOSIAR diluncurkan pada 11 Januari 1995. Bentuk logo Indosiar yang sangat mirip dengan bentuk logo Televisi Broadcasts Limited, Hongkong. Indosiar pada awalnya memang banyak manayangkan drama-drama Hongkong. Contohnya serial Return of The Condor Heroes yang dibintangi oleh Andy Lau, To Liong To yang dibintangi oleh Tony Leung. Keduanya cukup populer di kalangan penonton.
7. MetroTV (2000)



PT Media Televisi Indonesia merupakan anak perusahaan dari Media Group, suatu kelompok usaha media yang dipimpin oleh Surya Paloh, yang juga merupakan pemilik surat kabar Media Indonesia. PT Media Televisi Indonesia memperoleh izin penyiaran atas nama "MetroTV" pada tanggal 25 Oktober 1999. Pada tanggal 25 November 2000, MetroTV mengudara untuk pertama kalinya dalam bentuk siaran uji coba di 7 kota. Pada awalnya hanya bersiaran 12 jam sehari, sejak tanggal 1 April 2001, MetroTV mulai bersiaran selama 24 jam. Dari awalnya memulai operasi dengan 280 orang karyawan, saat ini MetroTV mempekerjakan lebih dari 900 orang, sebagian besar di ruang berita dan daerah produksi.
8. Trans 7 (2001)



Trans7 berdiri dengan nama TV7 berdasarkan izin dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jakarta Pusat dengan Nomor 809/BH.09.05/III/2000 yang sahamnya sebagian besar dimiliki oleh Kelompok Kompas Gramedia (KKG). Keberadaan TV7 telah diumumkan dalam Berita Negara Nomor 8687 sebagai PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh. Pada 4 Agustus 2006, Para Group melalui PT Trans Corpora resmi membeli 49% saham PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh. Dengan dilakukannya re-launch pada tanggal 15 Desember 2006, tanggal ini ditetapkan sebagai hari lahirnya Trans7.
9. Trans TV (2001)



Trans TV memperoleh ijin siaran didirikan pada tanggal 1 Agustus 1998 Trans TV mulai resmi disiarkan pada 10 November 2001 meski baru terhitung siaran percobaan, Trans TV sudah membangun Stasiun Relai TV-nya di Jakarta dan Bandung. Siaran percobaan dimulai dari seorang presenter yang menyapa pemirsa pukul 19.00 WIB malam. Trans TV kemudian pertama mengudara mulai diluncurkan diresmikan Presiden Gus Dur sejak tanggal 15 Desember 2001 sejak sekitar pukul 19.00 WIB Malam, TRANS TV memulai siaran secara resmi.
10. TV One (2002)



tvOne (sebelumnya bernama Lativi) adalah sebuah stasiun televisi swasta Indonesia. Stasiun televisi ini didirikan pada tanggal 9 Agustus 2002 oleh pengusaha Abdul Latief. Pada saat itu, konsep penyusunan acaranya adalah banyak menonjolkan masalah yang berbau klenik, erotisme, berita kriminalitas dan juga tayangan yang kontroversial yaitu SMACKDOWN, serta beberapa hiburan ringan lainnya. Sejak tahun 2006, sebagian sahamnya juga dimiliki oleh Grup Bakrie yang juga memiliki Stasiun Televisi antv.
11. Global TV (2002)



Global TV diluncurkan pada tanggal 5 Oktober 2002 di Jakarta dan dimiliki oleh Media Nusantara Citra, kelompok perusahaan media yang juga memiliki RCTI dan MNCTV. Stasiun ini pada awalnya didirikan untuk merelay acara-acara MTV Asia, yang sebelumnya direlay melalui antv, namun pada perkembangannya juga menyiarkan acara-acara non-MTV dengan pembagian 8 jam untuk Global TV, 8 jam untuk MTV dan 8 jam untuk Nickelodeon yang juga pernah ditayangkan di antv. Pada awalnya pula, kartun jenis Nickelodeon adalah kartun yang banyak di Global TV, namun sekarang juga menyiarkan kartun non-Nickelodeon, termasuk anime.

Sejarah Televisi


Berikut sejarah perkembangan televisi  :
1876 – George Carey menciptakan selenium camera,  yang memiliki gambaran supaya seseorang dapat melihat listrik.
1881, Ide dari penggunaan scanning untuk mengirim gambar dimasukkan untuk sebenarnya penggunaan praktis pantelegraph.
1884, Seorang mahasiswa di German bernama Paul Gottlieb Nipkow mematenkan pertama kali elektromekanik sistem pada televisi yang bekerja dengan pemindaian disk, pemintalan sebuah disk dengan sejumlah lubang sulur yang menuju pusat. Pada lubang yang sama di interval dalam rotasi disk akan memungkinkan cahaya untuk melewati setiap lubang dan menuju selenium sensor yang menghasilkan listrik pulses. Disebut dengan teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.
1897, Karl Ferdinand Braun menciptakan  CRT dengan layar yang dapat berpendar jika terkena sinar. Inilah awal dasar sejarah televisi layar berbasis tabung.
1900,  Sejarah penggunaan nama televisi malah baru pertama kali ditemukanpada tahun ini. Adalah Constatin Perskyl yang menyebutkan  tele(jauh) dan tampak (vision). yang jika digabung menjadi television.
1907, Dua orang bernamaBoris Rosing dan Campbell Swinton melakukan percobaan terpisah yang menggunakan sinar katoda untuk dapat mengirim gambar.
1925, John Logie Baird asal skotlandia menunjukkan transmisi dari gambar bayangan hitam bergerak di London. Dia juga yang menemukan sistem video recording untuk pertama kalinya.
1927 – Sejarah dalam pengembangan televisi modern pertama ditemukan oleh Philo T Farnsworth. Seorang ilmuwah asal Utah, Amerika Serikat. Mengapa demikian? hal ini disebabkan gagasannya tentang image dissector yang menjadi dasar televisi.
1929 – Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan perkembangan tabung katoda dan kemudian menamakannya dengan kinescope. Temuannya sebenarnya hanya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.
1940 – Ini adalah awal perkembangan televisi warna pertama. Seseorang bernama Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.
1956, Robert Adler dan  Eugene Polleymenemukan remote televisi. Yang tujuan sebenarnya adalah untuk menghindari iklan. Wah untung ada mereka ya :D
1975 – Larry Weber seorang ilmuwan dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna. namun sejarah orang ini tidak berakhir disini saja..
1979, Perusahaan kodak menciptakan OLED (organic light emitting diode), Pada tahun yang sama Walter Spear dan Peter Le Comber membuat  LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.
1981, NHK sebuah stasiun televisi di negara Jepang mendemonstrasikan sebuah sejarah baru yaitu  teknologi HDTV.
1995 – Masih ingat dengan Larry Weber, Pada tahun ini dia berhasil mengelesaikan proyek layar plasmanya. Ia menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang.
2000 tahun ke atas, Pengembanga produk LCD, Plasma bahkan CRT. Dan menyusul perkembangan sejarah dari televisi digital.
Wow banyak sekali kan usaha orang yang terlibat dalam sejarah televisi, sampai kita bisa menontonnya dirumah. Walau begitu Bintang masih percaya bahwa perkembangan tekhnologi ini akan masih tetap berkembang.

Sejarah ANTV



antv
PT Cakrawala Andalas Televisi
Antv logo(2009).svg
Diluncurkan1 Maret 1993
PemilikPT Visi Media Asia Tbk
SloganMakin Keren
(2003-2005)
Makin Dekat Makin Memikat
(2005-2009)[1]
TV ramah buat keluarga
(2009-2010)[2]
Berkilau Bersama antv
(2010-2011)[3]
Wow Keren
(1993-2003, 2011-sekarang)
Kantor pusatBandar LampungIndonesia
(1 Januari 1993-18 Januari1993)
JakartaIndonesia
(18 Januari 1993-Sekarang)
Saluran saudaratvOne (2006-sekarang)
Indosiar (1996-2000)
TV7 (2001-2005)
TPI (1998-2000)
Situs webwww.an.tv

antv (dieja Anteve, singkatan dari Andalas Televisi) adalah suatu stasiun televisi swasta nasional Indonesia.
antv dimiliki oleh konglomerat muda Anindya Bakrie dan sekarang dikelola oleh yaitu Dudi Hendrakusuma, yang menjadi Presiden Direktur dari stasiun televisi ini. Konglomerat media asal Amerika SerikatRupert Murdoch, membeli sekitar 20% saham antv pada 30 April 2006 melalui perusahaannya diHong KongStar TV. Pangsa pasar antv saat ini adalah sekitar 5% dari 180 juta penonton.

Sejarah

antv didirikan pada 1 Januari 1993 sebagai stasiun televisi lokal di kota Lampung. Tanggal 18 Januari 1993 antv mendapat izin siaran nasional melalui Keputusan Menteri Penerangan RI No. 04A/1993. Sepuluh hari setelah izin tersebut keluar antv mengudara secara nasional. Studio antv yang semula berada di Lampung dipindahkan ke Jakarta.
Tepat tanggal 1 Maret 1993 antv untuk pertama kalinya memproduksi program sendiri berupa liputan berita aktual jalannya Sidang Umum DPR/MPR. Saat itu antv berhasil melakukan siaran langsung meliput jalannya kegiatan penting kenegaraan. Momen istimewa itu yang kini dijadikan sebagai hari jadi antv.
Stasiun televisi ini pada mulanya dikhususkan pada pemirsa remaja (usia 13–25 tahun) dan pernah menyiarkan acara-acara MTV Indonesia hingga awal tahun 2000-an, tetapi tahun 2002 stasiun ini berkembang menjadi stasiun untuk segala usia, sama dengan stasiun televisi yang lain.
antv berhasil mencatatkan prestasi gemilang di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai penyelenggara konser selama 72 jam yang diselenggarakan akhir tahun 2003.
Pada 30 April 2006 antv berhasil menjalin kerjasama strategis dengan jaringan televisi dunia STAR TV. Kerjasama ini ditandai dengan masuknya 20% saham STAR TV ke antv. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Mulai September 2009, antv kembali mengubah logonya dengan kemiripan seperti logo yang lama. Memiliki kotak yang berbentuk sama dengan logo sebelumnya, namun logo ini didominasi warna merah dengan bayangan berwarna kuning dan menggunakan huruf "antv".
Pancaran yang tebal dan berwarna merah menggambarkan kekuatan dan kepercayaan diri antv menuju masa depan yang gemilang, yang memperlihatkan ANTV dipersembahkan sebagai kebanggaan Indonesia.
Warna putih melambangkan tekad ANTV menjalankan usaha ini berdasarkan azas ketentuan yang berlaku dilandasi nilai-nilai kejujuran, ketulusan, serta menjunjung tinggi integritas bangsa.
Warna kuning melambangkan kemakmuran dimana kami berharap bahwa ANTV akan dapat memberikan kemakmuran kepada seluruh pemangku kepentingan
GALERI LOGO ANTV

Rahasia Angry Bird


Siapa saat ini yang tidak tahu game Angry Birds? Hampir semua pengguna smartphone dan tablet pernah memainkan game yang ringan tapi bikin candu ini. Menurut data Angry Birds sudah diunduh sebanyak 250 juta kali, ini belum termasuk pernak-pernik yang terjual.

Sama seperti pengembang game lainnya, Rovio Mobile menciptakan Angry Birds penuh dengan perjuangan hingga mencapai kesuksesan seperti sekarang. Tak banyak orang tahu memang bahwa Angry Birds bukan game pertama komersial yang diciptakan studio game tersebut.

Berikut sejarah Rovio dan Angry Birds, yang dirangkum dari berbagai sumber:

Sejarah Rovio
Dahulu Rovio didirikan pada tahun 2003, namun saat itu namanya adalah Relude. Baru setelah 2 tahun berdiri, mereka mengubah namanya menjadi Rovio, seperti yang dikenal saat ini. Rovio dibangun oleh tiga mahasiswa yaitu, Kim Dikert, Niked Hed, dan Jarno Vakevainen.

Sebelum menjadi perusahaan besar, Rovio yang dibangun oleh tiga mahasiswa ini sudah mengikuti banyak kompetisi game, salah satunya yang disponsori oleh Nokia dan HP. Titik terang kesuksesannya muncul saat game mereka yang bernama 'King of The Cabbage World" menjadi juara kategori real time multiplyer game.

Keberhasilan game 'King of The Cabbage World' ini memicu mereka untuk mulai serius menggarap dan membangun perusahaan yang berfokus pada game mobile, yang saat itu diberi nama Relude.

Salah satu kebutuhan penting perusahaan adalah dana. Ini merupakan prasyarat dan kehidupan dari setiap bisnis untuk menjalankannya. Begitu juga hal yang dihadapi oleh Rovio saat itu, demi mendapatkan dana segara, trio itu menjual game 'King of The Cabbage World' kepada perusahaan Sumea (nama saat ini Digital Chocolate). Kemudian diubah menjadi Mole War yang kemudian ternyata menjadi permainan pertama multiplayer real-time mobile yang dikomersialkan.

Setelah mendaptkan dana tersebut, Pada awal 2005, perusahaan ini memodifikasi nama perusahaan menjadi Rovio Mobile.

Sejarah Angry Birds


Pengembangan Angry Birds dimulai pada Maret 2009. Setelah penciptaan sukses dari tim pengembangan Rovio, mereka merilis game tersebut pada bulan Desember 2009 dan selanjutnya adalah sejarah. Angry Birds menjadi adalah aplikasi permainan di Finlandia nomor satu. Lalu game 'Burung Marah' ini melanjutkan ekspansinya ke Amerika Serikat (AS) dan Inggris diman Apple adalah kunci untuk membuat semuanya terjadi.

Rovio saat itu sedang mencari sebuah permainan sederhana yang bisa mereka bawa ke platform layar sentuh yang juga akan kompatibel dengan platform game lainnya. Mereka ingin mengikuti kebijaksanaan lama: "Game ini harus mudah dimainkan, tapi sulit untuk dikuasai" dan itu adalah apa yang mereka buat. 

Menguasai itu bukanlah tugas yang mudah meskipun; mencetak 3 bintang di setiap tingkatan, menemukan semua telur emas, memukul struktur tepat . Angry Birds pun cepat berubah dari gane "sederhana dan mudah" menjadi game sangat menantang dan kadang-kadang bahkan membuat frustasi!.

Sampai sekarang, Angry Birds terus itu melakukan invasi platform. Saat ini Angry Birds telah hadir di 11 platform dan berencana untuk memasuki Facebook. Rovio juga ingin menjadi merek ikonik hiburan seperti Disney dan telah mengambil tindakan untuk mempromosikan Angry Birds di Asia. (sumber : okezone.com)

5 Kebiasaan di Facebook Yang Bisa Bikin Nganggur




5 Kebiasaan di Facebook Yang Bisa Bikin Nganggur

Bookmark and Share
Dewasa ini, beberapa perusahaan kerap mengamati perilaku calon karyawan di situs jejaring sosial seperti Facebook.Nah, jika sembarangan dalam memakai Facebook, bukan tidak mungkin seseorang sukar mendapat pekerjaan.
Di Amerika Serikat, bahkan ada konsultan bernama Social Intelligence Corporation yang membantu perusahaan mengawasi aktivitas calon pekerja di website sosial. Bukan tak mungkin perusahaan di Tanah Air mulai pula mengawasi calon karyawan di Facebook untuk membantu memilah mana yang terbaik.

Dikutip detikINET dari PCMag, Selasa (9/8/2011), mungkin tak ada salahnya berhati-hati memakai Facebook untuk memperkuat peluang mendapat kerja, terutama bagi yang berstatus pencari kerja. Berikut 5 hal yang harus dihindari kala memakai Facebook karena jika diketahui perusahaan, bisa membuat calon pelamar ditolak:

1. Postingan Mengenai Keburukan Anda

Tiap orang memiliki hal atau kebiasaan buruk. Hal terbaik adalah menyimpannya rapat-rapat. Jika diumbar di Facebook, sebagai contoh menaruh foto saat mabuk atau memperlihatkan betapa kotor kamar Anda, para perusahaan mungkin menilai Anda sebagai orang semborono dan menolak Anda.

2. Status atau Komentar Mengganggu dan Tidak Penting

Jika kerap menulis komentar atau status yang mengganggu dan tak penting, para perusahaan mungkin akan menganggap Anda sebagai orang yang senang buang-buang waktu dan bikin rusuh. Apalagi jika mengandung sumpah serapah, perusahaan idaman Anda akan langsungilfil jika mengetahuinya.

3. Membicarakan Keburukan Mantan Bos/ Perusahaan

Membicarakan bos atau perusahaan tempat kerja Anda sebelumnya jelas boleh-boleh saja. Namun jika pembicaraan itu bertema keburukan perusahaan atau mantan bos yang tak kompeten, citra Anda akan langsung ngedrop. Apalagi jika sampai membocorkan rahasia. Sederhana saja, perusahaan yang Anda lamar tak mau kejadian serupa menimpa mereka.

4. Punya Banyak Teman Online yang Negatif

Jika wall Anda penuh dengan postingan aneh atau sumpah serapah dari teman-teman, boleh jadi Anda dianggap sama dengan mereka. Apalagi jika sampai mengandung hal-hal mesum.

5. Selalu Memposting Hal Negatif

Status atau komentar Anda selalu negatif, jarang atau tidak sekalipun positif. Anda malah tidak pernah membicarakan soal prestasi, pendidikan atau keterampilan yang Anda miliki. Hal ini bisa berdampak pada menyurutnya minat perusahaan untuk mempekerjakan Anda.